1. TEMPOYAK




Merupakan makanan yang sangat pamiliar di Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu khususnya di Daerah Baturaja, Tempoyak di jual bebas di Pasar Tradisional Baturaja. Tempoyak merupakan makanan khas yang berbahan dasar buah durian. Buah Durian yang sudah matang dan harum diambil daging buahnya saja kemudian diolah melalui permentasi tradisional yaitu dengan mencampur buah daging durian dengan garam yang kemudian dimasukan kedalam Guci atau Gentong dan ditutup rapat rapat sehingga tidak ada udara yang bisa masuk dan dibiarkan selama lebih kurang 2 bulan barulah jadi yang namanya TEMPOYAK.





TEMPOYAK biasanya digunakan oleh masyarakat Kabupaten OKU sebagai bahan dasar untuk membuat masakan khas Ogan komering Ulu seperti, Pepes Tempoyak Ikan, Gulai Kuah Asam, dan Sambel Tempoyak Ikan teri.


2. PINDANG IKAN JELAWAT




Masakan Pindang adalah masakan khas orang Sumatera Selatan pada umumnya, namun demikian masakan pindang ini hampir disetiap daerah di Sumatera selatan mempunyai jenis masakan pindang. Pada umumnya setiap daerah hampir sama saja cita rasanya hanya saja disetiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing, misalkan Pindang di Kabupaten Ogan Komering Ulu Terkenal dengan ‘ PINDANG IKAN JELAWAT “ “ Ikan ini termasuk ikan yang mahal dan berkelas hingga susah untuk didapat “


Ikan yang Sangat Spesial

Memang tidak salah jika Pindang Ikan Jelawat menjadi salah satu kuliner yang banyak diburu diKabupaten OKU. Sebab, makanan yang satu ini diakui para pecinta kuliner memiliki kekhasan dari sisi tekstur dan cita rasa. Kuahnya yang berwarna merah kecokelatan menghadirkan aroma yang sangat menantang. Apalagi kalau sedang dipanaskan di atas api. Jangan lupa, Pindang Ikan Jelawat harus segera disantap bersama nasi putih selagi hangat.Tentu saja agar tidak kehilangan kenikmatannya yang tiada tara. Pindang Ikan Jelawat disajikan tidak terlalu pedas, sehingga aman bagi pencernaan dan yang pasti anak-anak pun bisa ikut menikmati.





Bahan-bahan untuk membuat Pindang Ikan Jelawat

1. Bumbu bumbu Dapur seperti, Kunyit, laos, serai, cabe merah, bawang merah, bawang putih, garam, gula, kecap, asam kandis, daun salam dan daun kemangi, belimbing Wuluh.

2. Bumbu dapur kunyit, laos cabe, bawang putih dan bawang merah dihaluskan, serai di potong agak memanjang dan digeprak,

3. Setelah bumbu siap semua dimasukan kedalam Panci dan diberi air secukupnya masak hingga mendidih baru masukan potongan ikan jelawat, diamkan beberapa saat setelah ikan dirasakan matang dan lunak angkat dan hidangkan masih dalam keadaan panas.

3. KABUSRENG




Kabusreng adalah jenis makanan cemilan Ogan Komering Ulu yang bahan dasarnya yaitu dari Kepala Ikan Gabus yang di olah sedemikian rupa sehingga menjadi cemilan kerupuk khas baturaja. Hanya saja cemilan ini tergolong agak mahal karena bahan dasarnya yang langka. dikarenakan mereka mendapatkan bahan baku ikannya secara alami. Tidak diternak, dalam arti menunggu musim. Sangat rekomended untuk dibawa pulang saat anda mengunjungi kabupaten yang berjuluk Sebimbing Sekundang ini


4. KINCE DURIAN ( Kolak Durian )




Kince adalah salah satu makan tradisional orang Ogan Komering Ulu, tepatnya di Daerah Ulu Ogan dan sputran baturaja. Kince Durian terbuat dari buah durian yang sudah matang dan lunak. Bahan-bahanya sangat mudah sekali yaitu : Santan, Durian yang sudah matang dan lunak diambil daging buahnya saja, gula merah dan gula pasir. Santan dimasak hingga mendidih bersama daging buah durian yang sudah dibersihkan sampai agak mengental, kemudian masukan gula merah dan gula pasir secukupnya, masak sampai mendidih setelah itu angkat. Kince Durian biasanya dimakan bersama dengan Ketan putih, atau roti.


5. KUAH ASAM (Gulai Ikan Masak Tempoyak)




Masakan ini, bumbu-bumbu dan cara memasaknya hampir sama dengan masakan pindang ikan biasa, hanya saja pada makanan ini cara memasaknya ditambahkan dengan bahan makan khas Ogan Komering Ulu yaitu” Tempoyak Durian “ , (Gulai Kuah Asam dapat menggunakan ikan jenis apapun ). Keistimewaan Jenis kuliner Gulai Kuah Asam yaitu mempunyai keunikan sensasi rasa aroma durian yang khas, sehingga tercipta perpaduan rasa yang menggugah jiwa. Lezaat tiada terkira.


6. BEKASAM IKAN




Makanan khas Ogan Komering Ulu “Bekasam ikan adalah salah satu produk ikan awetan yang diolah secara tradisional dengan metode penggaraman yang dilanjutkan dengan proses fermentasi. Ikan segar dibersihkan sisik dan isi perutnya, kemudian direndam terlebih dulu dalam larutan garam 15 persen selama dua hari (48 jam), tanpa boleh kena udara terbuka.


Cara memasak bekasam ikan dengan di Tumis.
Bahan-bahan.
a. Bekasam Ikan.
b. Cabe Merah / Hijau.
c. Bawang Merah.
d. Bawang Putih.
e. Minyak Sayur secukupnya.
f. Daun Bawang Secukupnya.
g. 2 batang Seray.

Cara Memasak :
- Semua bumbu diiris iris ( Cabe, Bawang Merah, Bawang Putih dan Daun bawang ).
- Seray dipotong agak panjang dan digeprak.
- Setelah semua bumbu disiapkan, panaskan minyak sayur kedalam penggorengan, setelah minyak panas masukkan bawang merah dan bawang putih goring hingga menguning, kemudian masukan cabe merah/hijau sanggarai hingga agak layu, kemudian masukan batang seray yang sudah digeprak.
- Setelah semua bumbu ditumis dan diperkirakan sudah cukup masak maka masukan bekasam ikan aduk sampai rata sembari masukan daun bawang yang sudah dipotong setelah dirasakan cukup matangnya, angkat dan sajikan.

7. GULAI PELAMAI




Gulai Pelamai adalah makanan khas OKU yang biasanya selalu hidangkan apabila ada orang yang mau hajatan, dihidangkan untuk panitia persedekahan sebelum hari resepsinya atau dikenal dengan istilah "UNCAM-UNCAM". Gulai pelamai dihidangkan bersama dengan gulai lainnya. tidaklah lengkap rasanya pada saat Uncam-Uncam tidak ada Gulai Pelamai.


Bahan-Bahan :
- SAYUR
a. Kangkung
b. Jantung Pisang
c. Terong
d. Talas (Keladi)
e. Daun kemangi
f. dan Kencur
Seluruh sayur di Potong-potong.

- Bumbu
a. Laos
b. Jahe
c. Bawang Putih/Bawang Merah
d. Air Kasam Ikan Putih Putih
e. Air Kasam Kepayang Hitam
f. Santan
g. Penyedap Rasa

- Cara Memasak
1. Bumbu di tumbuk halus, serai, lengkuas, bawang putih, bawang merah, jahe.
2. Air kasam putih dan hitam dijadikan satu, lalu dimasukan santan.
3. setelah mendidih baru dimasukkan sayur-sayuran yang sudah di potong-potong
4. Terakhir ditambah dengan penyedap rasa.

8. GULAI UMBUT




Gulai Umbut Kelapa atau sawit yang masih muda yang berada ujung didalam batang kelapa yang paling ujung diambil yang paling muda dinamakan umbut kelapa atau umbut kelapa sawit, Umbut Kelapa biasanya di Gulai Santan kuah kuning, teksturnya renyah dan rasanya manis.


Gulai umbut kelapa ini sama denga gulai pelamai, tergolong langka hanya ada pada saat orang mau kenduri/hajatan pernikahan, dikarenakan Bahan bakunya sulit didapat karena harus menebang Pohon Kelapa/Sawit yang dikorbankan untuk Gulai dimaksud. Dihari bermasak untuk uncam-uncam Bapak-bapak secara bergotong royong menebang Kelapa/sawit untuk diambil umbutnya, dan dimasak ibu ibu untuk sayur dihari sebelum resepsi pernikahan.


Berikut bahan dan cara pembuatan Gulai Umbut Kelapa yang bisa Anda coba buat di rumah.
Bahan-bahan yang dibutuhkan
• Umbut Kelapa dari 1 batang kelapa, potong2
• 300 gr iga sapi muda/tulang rawan
• 200 gr tetelan sapi
• 200 gr daging shankel
• 6 lembar daun salam
• 3 lembar daun jeruk
• 3 batang sereh, geprek
• 3 Lt santan dari 1 1/2 butir kelapa

Bumbu Halus
• 15 buah cabe merah
• 12 siung bawang merah
• 8 siung bawang putih
• 10 butir kemiri
• 6 cm kunyit
• 3 cm jahe
• 3 cm lengkuas
• 1 sdt lada
• 1/2 sdm ketumbar
• 3 butir cengkeh
• 3 butir kapulaga

Cara Membuat Gulai Umbut Kelapa
1. Panaskan 5 sdm minyak dalam wajan
2. Tumis bumbu halus sampai matang dan harum
3. Masukkan sereh, daun salam dan daun jeruk
4. Masukkan tulang iga muda, tetelan dan daging shankel, aduk sampai berubah waarna
5. Masukan 2 gelas air dan setengah bagian santan
6. Masak sampai tulang iga muda, tetelan dan daging shankel empuk
7. Masukan setengah bagian sntan yang tersisa dan umbut kelapa yang sudah dipotong2
8. Masak sampai umbut matang
9. Sajikan Gula Umbut Kelapa segera dengan taburan bawang goreng

BUAH-BUAHAN KHAS KABUPATEN OKU




selain dari pada kuliner masakan tradisional kabupaten oku juga terkenal sebagai sentra buah-buahan yang terkenal sampai ke seantero tanah air yaitu sebagai berikut :


1. MANGGA




Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica.


Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus) termasuk kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 m. Mangga bisa mencapai tinggi 10-40 m.


Nama buah ini berasal dari Malayalam maanga. Kata ini dipadankan dalam bahasa Indonesia menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain. Nama ilmiahnya sendiri kira-kira mengandung arti: “(pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India”.


Berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma, mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun yang silam. Buah ini dikenal pula dalam berbagai bahasa daerah, seperti pelem atau paoh.


2. RAMBUTAN




Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut. Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia , Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.


Pohon hijau abadi, menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25 derajat Celsius), tinggi dapat mencapai 8m namun biasanya tajuknya melebar hingga jari-jari 4m. Daun majemuk menyirip dengan anak daun 5 hingga 9, berbentuk bulat telur, dengan variasi tergantung umur, posisi pada pohon, dan ras lokal.


Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Setelah masa berbuah selesai, pohon rambutan akan bersemi (flushing) menghasilkan cabang dan daun baru. Tahap ini sangat jelas teramati dengan warna pohon yang hijau muda karena didominasi oleh daun muda. Pertumbuhan ini akan berhenti ketika ketersediaan air terbatas dan tumbuhan beristirahat tumbuh.


3. BUAH DUKU




Saking banyak orang yang menyukainya, musim buah tahun ini Sumsel mengirimkan sedikitnya 6.400 ton duku ke luar. Tak terbayangkan berapa banyak jumlah duku ribuan ton itu jika dihitung per butir. Duku-duku itu membanjiri pasar modern dan tradisional di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Bangka, Medan, dan Padang. Bahkan sampai ke Malaysia.


Meski di Jakarta orang lebih mengenalnya sebagai duku Palembang, sentra penghasil duku Komering di Sumsel terletak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Dua daerah ini memproduksi sekitar 8.000 ton duku per tahun dan sudah berlangsung sejak 200 tahun lalu.


4. DURIAN




Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit), dan durian adalah buah yang kontroversial. Meskipun banyak yang menyukainya, sebagian yang lain muak dengan aromanya.